Hubungan Karakteristik Ibu Balita dan Kepemilikan Jamban Sehat terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 0 – 59 Bulan di Kecamatan Bojong, Pandeglang

  • Siti Nur Ramdaniati Universitas Math'ul Anwar
  • Lambang Satria Himmawan Universitas Mathla'ul Anwar
Keywords: Balita, pendidikan, pengetahuan, jamban, stunting

Abstract

Stunting adalah kondisi tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya yang diakibatkan kekurangan gizi kronis karena kekurangan asupan gizi. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dan kepemilikan jamban terhadap kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan. Desain penelitian ini case control dengan populasi balita stunting sebanyak 45 balita. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1 yaitu sejumlah 45 kasus (stunting) dan 45 kontrol (normal). Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan antropometri untuk mengukur tinggi badan balita kemudian dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu p-value 0.049, OR 3,24 (95%CI1,02-10,28), pendidikan ibu p-value 0.027, OR 5,68 (95%CI 1,37-23,48) dan kepemilikan jamban sehat dan bersih p-value 0,02 OR 2,985 (95%CI 1,266-7,039) dengan kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan di Kecamatan Bojong. Namun tidak ada hubungan antara sikap ibu terhadap kejadian stunting pada balita. Pihak Puskesmas Kecamatan Bojong sebaiknya melakukan kegiatan edukasi secara berkala kepada ibu balita dan melakukan pemberdayaan masyarakat terkait pentingnya kepemilikan jamban sehat.

Published
2024-01-08
How to Cite
Ramdaniati, S. N., & Himmawan, L. S. (2024). Hubungan Karakteristik Ibu Balita dan Kepemilikan Jamban Sehat terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 0 – 59 Bulan di Kecamatan Bojong, Pandeglang. Jurnal Medika & Sains [J-MedSains], 3(2), 101-109. https://doi.org/10.30653/medsains.v3i2.806