Peran Strategis Perempuan sebagai Kader Posyandu: Program Pendampingan Edu-Aksi Mitigasi Bencana pada Anak Usia Dini di Kecamatan Kasemen

Women's Strategic Role as Posyandu Cadres: Edu-Action Mentoring Program for Disaster Mitigation for Early Children In Kasemen District

  • Ade Juanto Universitas Bina Bangsa
  • Novita Sari Universitas Bina Bangsa
  • Yusup Junaedi Universitas La Tansa Mashiro
  • Islahiyah Islahiyah Universitas Bina Bangsa
  • Nadivah Nadivah Universitas Bina Bangsa
  • Hanis Fuadah Universitas Bina Bangsa
  • Nurfitriani Nurfitriani Universitas Bina Bangsa
Keywords: anak usia dini, edu-aksi, mitigasi, peran perempuan, posyandu

Abstract

Program pendampingan edu-aksi mitigasi bencana pada anak usia dini di Kecamatan Kasemen bertujuan untuk memberdayakan perempuan sebagai kader Posyandu dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di komunitas mereka. Program ini melibatkan pelatihan intensif, penyuluhan edukatif, dan simulasi bencana yang dirancang untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan para kader dalam menghadapi berbagai jenis bencana. Fokus utama program adalah mengedukasi anak usia dini dan masyarakat tentang langkah-langkah mitigasi bencana melalui pendekatan yang partisipatif dan kolaboratif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kesiapsiagaan para kader, serta terbentuknya jaringan kerja sama yang lebih kuat antara kader, masyarakat, dan lembaga terkait. Selain itu, program ini berhasil menanamkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam melindungi kelompok rentan, terutama anak-anak, dari risiko bencana. Program ini tidak hanya memperkuat peran strategis perempuan dalam mitigasi bencana, tetapi juga menciptakan fondasi yang lebih kokoh bagi komunitas Kecamatan Kasemen dalam membangun ketangguhan dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan terhadap berbagai potensi bencana di masa depan.

 

Disaster mitigation education-action assistance program for early childhood in Kasemen District aims to empower women as posyandu cadres in improving disaster preparedness in their communities. This program involves intensive training, educational outreach, and disaster simulations designed to strengthen cadres' knowledge and skills in dealing with various types of disasters. The main focus of the program is to educate young children and the community about disaster mitigation measures through a participatory and collaborative approach. The results of this program show a significant increase in the understanding and preparedness of cadres, as well as the formation of a stronger collaborative network between cadres, the community and related institutions. In addition, this program has succeeded in instilling awareness of the important role of women in protecting vulnerable groups, especially children, from disaster risks. Thus, this program not only strengthens the strategic role of women in disaster mitigation, but also creates a stronger foundation for the Kasemen District community in building resilience and sustainable preparedness for various potential disasters in the future.

References

Born, D. (2019). Bearing witness? Polar bears as icons for climate change communication in National Geographic. Environmental Communication, 13(5), 649–663.

Buchari, R. A. (2020). Manajemen mitigasi bencana dengan kelembagaan masyarakat di daerah rawan bencana Kabupaten Garut Indonesia. Sawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa Dan Masyarakat, 1(1), 1.

Dewi, R. S. (2019). Mitigasi bencana pada anak usia dini. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 3(1), 68–77.

Finali, Z., Yunanto, R. A., & A’la, M. Z. (2020). Pelatihan mitigasi bencana pada santri usia sekolah di Yayasan Subulus Salam Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan Dan Pendidikan (JPM-IKP), 3(2), 97–103.

Gutica, M., & Conati, C. (2013). Student emotions with an edu-game: A detailed analysis. Proceedings - 2013 Humaine Association Conference on Affective Computing and Intelligent Interaction, ACII 2013, 534–539. https://doi.org/10.1109/ACII.2013.94

Irawan, I., Subiakto, Y., & Kustiawan, B. (2022). Manajemen Mitigasi Bencana Pada Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mengurangi Risiko Bencana Gempa Bumi. PENDIPA Journal of Science Education, 6(2), 609–615.

Judijanto, L., Yusuf, R., Abdillah, R., & Nugroho, R. J. (2023). Pengaruh Faktor Lingkungan terhadap Eksplorasi Sumber Daya Alam dan Perubahan Iklim. Jurnal Geosains West Science, 1(03), 134–142.

Khairat, I., Ramanda, P., & Alfiah, F. (2023). Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu di Kecamatan Ciomas untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Mental pada Ibu Muda. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(1), 240–250. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i1.331

Mahdinezhad, J., Sedghpour, B. S., & Nabi, R. N. (2020). An Evaluation of the Influence of Environmental, Social and Cultural factors on the Socialization of Traditional Urban Spaces (Case Study: Iranian Markets). Environment and Urbanization ASIA, 11(2), 281–296. https://doi.org/10.1177/0975425320946004

Maryani, E. (2010). Model Pembelajaran mitigasi bencana dalam ilmu pengetahuan sosial di sekolah menengah pertama. Jurnal Geografi Gea, 10(1), 42–58.

Nur, H., & Vicky, M. N. (2022). Edukasi mitigasi bencana pada anak usia dini. INOVASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–6.

Oruh, S. (2021). Analisis faktor Keaktifan Kader dalam Kegiatan Posyandu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 319–325.

Petel, M., & Putten, N. Vander. (2021). Economic, social and cultural rights and their dependence on the economic growth paradigm: Evidence from the ICESCR system. Netherlands Quarterly of Human Rights, 39(1), 53–72. https://doi.org/10.1177/0924051921994753

Pratama, A. G., Setiyowati, S., Jubaedah, D., & Wibowo, A. H. (2022). Pengamanan Dokumen Dalam Upaya Mitigasi Bencana Alam Di Wilayah Rawan Bencana Kabupaten Pandeglang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(3), 715–722. https://doi.org/10.30653/002.202273.194

Putra, H. P. (2014). Pelatihan Mitigasi Bencana Kepadaanakanak Usia Dini. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship (AJIE), 3(2), 115–119.

Putri, N. U., Jayadi, A., Sembiring, J. P., Adrian, Q. J., Pratiwi, D., Darmawan, O. A., Nugroho, F. A., Ardiantoro, N. F., Sudana, I. W., & Ikhsan, U. N. (2022). Pelatihan Mitigasi Bencana Bagi Siswa/Siswi Mas Baitussalam Miftahul Jannah Lampung Tengah. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS), 3(2), 272–279.

Sari, N., Dayurni, P., & Nur, M. (2023). Pengembangan Edu-Game dalam Meningkatkan Kesadaran Mitigasi Bencana untuk Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 555–567.

Sari, N., & Kurniati, E. (2020). Role of Literation in Post-Disaster Recovery. International Conference on Elementary Education, 2(1), 1020–1028.

Sihasale, D. A., & Lasaiba, M. A. (2022). Peran Geografi dalam Penataan Ruang Perkotaan. Jendela Pengetahuan, 15(1), 54–65.

Soleh, A. (2017). Strategi pengembangan potensi desa. Jurnal Sungkai, 5(1), 32–52.

Suhardjo, D. (2011). Arti penting pendidikan mitigasi bencana dalam mengurangi resiko bencana. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 2.

Wahyudi, Y., Prasetyo, T. B., & Bonar, T. (2017). Sinergi Satuan Komando Kewilayahan Dengan Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Bencana Alam (Studi Kasus di Kodim 0609/Kab. Bandung). Strategi Dan Kampanye Militer (SKM), 3(3).

Waseza, F. C. (2017). Faktor-Faktor Yang Mendukung Pengembangan Obyek Wisata Bukit Khayangan Di Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi. Nur El-Islam, 4(1), 89–106.

Wekke, I. S. (2021). Mitigasi Bencana. Penerbit Adab.

Published
2024-11-27
How to Cite
Juanto, A., Sari, N., Junaedi, Y., Islahiyah, I., Nadivah, N., Fuadah, H., & Nurfitriani, N. (2024). Peran Strategis Perempuan sebagai Kader Posyandu: Program Pendampingan Edu-Aksi Mitigasi Bencana pada Anak Usia Dini di Kecamatan Kasemen. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(4), 931-939. Retrieved from https://jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/jppm/article/view/1082