Pengolahan Limbah Ampas Sagu Sebagai Pakan Ikan Oleh Kelompok POKDAKAN Bamba di Desa Walenrang
Processing of Sago Dregs as Fish Feed by the POKDAKAN Bamba Group in Walenrang Village
Abstract
Upaya untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan memberikan pakan yang sesuai dengan kebutuhannya. Pakan dengan kualitas dan kuantitas yang cukup, sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan produksi. Total produksi dalam usaha perikanan sekitar 80% nya keluar untuk penyediaan pakan saja. Kondisi ini tentu menjadi kendala bagi kelompok Tani POKDAKAN Bamba, karena biaya pakan ikan yang mahal. Sehingga upaya untuk meminimalisir biaya adalah dengan memanfaatkan sumber pakan yang ada disekitar tempat tinggal kelompok POKDAKAN Bamba. Salah satu sumber pakan yang bisa diolah adalah limbah sagu. Limbah ampas sagu selama ini tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Padahal limbah ampas sagu merupakan sumber protein nabati yang dapat diolah menjadi pakan ikan berbentuk pellet. Metode pelaksanaan PKM yaitu sosialisasi dan koordinasi kelembagaan, penyusunan modul, penyuluhan dan pelatihan, pemberian alat TTG dan pendampingan kelompok. PKM di laksanakan di Desa Walenrang, Kecamatan walenrang, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 23 anggota kelompok POKDAKAN. Hasil dari PKM ini adalah kelompok Tani POKDAKAN Bamba memiliki keterampilan dalam mengolah limbah sagu sebagai pakan ikan dengan menggunakan mesin pembuat pakan, mandiri dalam menyediakan pakan ikan yang mereka budidaya dan mengurangi biaya pakan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kelompok POKDAKAN Bamba mampu mengurangi biaya pembelian pakan karena mampu membuat sendiri dari bahan-bahan yang tersedia di lingkungan mereka.
Efforts to increase the productivity of fish farming is to provide feed that suits their needs. Feed with adequate quality and quantity is needed to support the growth and production of fish farming. About 80% of total production in the fishery business goes out to provide feed only. This condition is certainly an obstacle for the POKDAKAN Bamba Farmer Group, due to the high cost of fish feed. So the effort to minimize costs is to utilize food sources around the POKDAKAN Bamba group's residence. One of the feed sources that can be processed is sago waste. So far, sago pulp waste has not been used by the community. Even though sago pulp waste is a source of vegetable protein that can be processed into pelleted fish feed. The methods for implementing PKM are socialization and institutional coordination, preparing modules, counseling and training, providing TTG tools and group mentoring. The results of this PKM are that the POKDAKAN Bamba Farmer Group has the skills to process sago waste as animal feed using a feed making machine, is independent in providing food for the fish they cultivate and reduces feed costs. The conclusion from this activity was that the POKDAKAN Bamba group was able to reduce the cost of purchasing feed because they were able to make their own from ingredients available in their environment.
References
Ajo, A., Failu, I., & Edy, S. (2020). Pengaruh Kosentrasi Pelet Tepung Jagung, Tepung Daun Kelor Dan Daun Lamtoro Sebagai Sumber Pakan Tambahan Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila ( Oreochromisniloticus ). Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 01(07), 45–56.
Anam, C., Huda, M., Amiroh, A., Islam, U., & Ulum, D. (2019). Pembuatan Pelet Ikan Apung Berbahan Lokal Dengan Teknologi. Jurnal Pengabdi, 2(April), 96–106.
Endah, K. (2020). Pemberdayaan Masyarakat : Menggali Potensi Lokal Desa. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 135–143.
Gani, H. A., & Fadlih, A. M. (2021). PKM Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar. Seminar Nasional Pengabdian Kepada …, 969–973. https://ojs.unm.ac.id/semnaslpm/article/view/26233%0Ahttps://ojs.unm.ac.id/semnaslpm/article/viewFile/26233/13249
Islama, D., Nurhatijah, N., Rahmi, I., Ibrahim, Y., Saputra, F., & Diansyah, S. (2020). Aplikasi Kombinasi Tepung Daun Gamal Dan Telur Pada Pakan Komersial Terhadap Kualitas Pakan Dan Efisiensi Pakan Ikan Nila Nirwana (Oreochromis Niloticus). Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar, 4(2), 54. https://doi.org/10.35308/ja.v4i2.3526
Kiat, L. J. (2006). Preparation And Characterization Of Carboxymethyl Sago Waste And Its Hydrogel. Thesis Submitted to the School of Graduate Studies, Universiti Putra Malaysia, in Fulfilment of the Requirement for the Degree of Master of Science, 1(January), 21–30. https://doi.org/10.1002/ejoc.201200111
Landu, A., Studiiilmuiperikanan, P., Kolaka, U., Kolaka, U., Studiiagroteknologi, P., & Kolaka, U. (2017). Perbedaan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang ( Clariasigariepinusivar ) akibat pemberian pakan Berbasis tepung daun lamtoro. 159–173.
Lumentut, H. B., & Hartati, S. (2021). Sistem Pendukung Keputusan Untuk Memilih Budidaya Ikan Hias Air Tawar Menggunakan Af-Topsis. Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 11(1). https://doi.org/10.56244/fiki.v11i1.420
Mashur, D., Putra, R. M., Herman, H., Mayarni, M., Nasution, M. S., Hariyani, E., Musadad, M., & Putri, R. A. (2019). Penguatan Iptek dan kearifan lokal dalam pengelolaan perikanan di Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Unri Conference Series: Community Engagement, 1, 290–296. https://doi.org/10.31258/unricsce.1.290-296
Maulijar, S., Ananda, J., Fauziah, N., Siregar, S. M., Ashrori, S. L., & Navia, Z. I. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Pembudidaya Ikan Nila di Desa Paya Udang Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(1), 157–162. https://doi.org/10.30653/002.202271.45
Muhsafaat, L. O., Sukria, H. A., & Suryahadi, S. (2015). Protein Quality and Amino Acid Composition of Fermented Sago Pulp (FSP) by Aspergillus niger with Urea and Zeolit Addition. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(2), 12–130. https://doi.org/10.18343/jipi.20.2.124
Santoso, A. D. (2018). Potensi Dan Kendala Pengembangan Sagu Sebagai Bahan Pakan, Pangan, Energi Dan Kelestarian Lingkungan Di Indonesia. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 10(2), 51–57. https://doi.org/10.29122/jrl.v10i2.2852
Sari, T. K., Riga, R., Yeni, I., Aini, S., Kurniawati, D., Away, R. D. Y., & Mulia, M. (2023). Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi dan Pakan Lele dari Kotoran Burung Puyuh Kepada Peternak Nagari Mungka. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(2), 453–460. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i2.410
Simanihuruk, K., & Sirait, J. (2013). PENGGUNAAN AMPAS SAGU SEBAGAI CAMPURAN PERTUMBUHAN ( The Use of Sago Waste as Component of Complete Feed for Growing Boerka Goat ). September 2013, 373–381.
Sirait, J., & Simanihuruk, K. (2010). Potensi dan Pemanfaatan Daun Ubikayu dan Ubijalar Sebagai Sumber Pakan Ternak Ruminansia Kecil. Wartazoa, 20(2), 75–84.
Syafa’at, N., & Simatupang, P. (2009). Kebijakan pemantapan ketahanan. 47, 24–43. http://www.jurnalpangan.com/index.php/pangan/article/view/292
Witno, W., Yumna, Y., Marwati Nuryanti, D., & Maria, M. (2022). Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan Gollana Sangtandung Dalam Pengolahan Nira Aren Menjadi Gula Semut (Gula Granular. Jurnal Abdi Insani, 9(4), 1466–1475. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i4.785




