Pelatihan Masyarakat Desa Setiris, Kecamatan Muaro Sebo dalam Mengolah Tumbuhan Sungkai Menjadi Minuman Herbal Bermanfaat Teh Sungkai

Training for The Setiris Village Community, Mauro Sebo District in Processing Sungkai Plants into Useful Herbal Drinks Sungkai Tea

  • Dian Natasya Universitas Jambi
  • Marsella Oktavioni Universitas Jambi
  • Tri Warni \Universitas Jambi
  • Catherine Putri Bulan Universitas Jambi
  • Julius Alvin Novensius Sinurat Universitas Jambi
  • Tika Sari UIN STS Jambi
  • Madyawati Latief Universitas Jambi
  • Indra Lasmana Tarigan Universitas Jambi
Keywords: minuman herbal, sungkai, teh

Abstract

Sungkai (Peronema canescens Jack) merupakan tumbuhan obat yang banyak dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat sebagai obat luka, diare, obat kumur dan malaria. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman khasiat daun sungkai secara saintifik melalui pelatihan pemanfaatan daun sungkai sebagai minuman herbal. Kegiatan pendampingan dimulai dari sosialisasi dan edukasi untuk peningkatan pemahaman serta pelatihan pengolahan daun sungkai menjadi teh berstandar dengan penambahan herbal lainnya guna meningkatkan keterampilan masyarakat dan diakhiri dengan survei untuk evaluasi kegiatan. Teh daun sungkai dibuat dalam empat variasi: variasi 1 (daun sungkai + gula aren + kayu manis), variasi 2 (daun sungkai + gula aren + lemon), variasi 3 (daun sungkai + kayu manis + madu) dan variasi 4 (daun sungkai + lemon + madu). Hasil observasi dan survei terhadap masyarakat terkait variasi teh sungkai, ditemukan bahwa masyarakat menyukai variasi teh sungkai mencapai 87 – 94% dengan tingkat preferensi 25% pada masing-masing varisi 1, 2, 3, dan 4. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mencapai 95%.

 

Sungkai (Peronema canescens Jack) is a medicinal plant traditionally used by the community as a medicine for caterpillars, diarrhea, mouthwash, and malaria. This activity aims to provide an understanding of the scientific efficacy of sungkai leaves through training in the use of sungkai leaves as herbal drinks. The mentoring activity begins with socialization and education to increase understanding and training in processing sungkai leaves into standardized tea with the addition of other herbs to improve community skills. It ends with a survey to evaluate the activity. Sungkai leaf tea is made in four variations: variation 1 (sungkai leaves + palm sugar + cinnamon), variation 2 (sungkai leaves + palm sugar + lemon), variation 3 (sungkai leaves + cinnamon + honey), and variation 4 (sungkai leaves + lemon + honey). The results of observations and surveys of the community regarding variations of sungkai tea found that the community liked the variation of sungkai tea, reaching 87 - 94% with a preference level of 25% for each variation 1, 2, 3, and 4. This activity increased community knowledge and skills by 95%.

References

Fikriansyah, M., Nelson., Madyawati, L., & Tarigan, I.L. Anticancer Activities of Seven Peronemins (A2, A3, B1, B2, B3, C1, and D1) from Peronema Canescens Jack: A Prediction Studies. Chempublish Journal 7(1): 54–63.

Ibrahim, A., Utami, I.W., dan Agustina, R. (2015). Aktivitas Sediaan Gel Antiseptik Tangan Berbahan Aktif Ekstrak Fraksi Etanol Daun Sungkai (Peronema canencens Jack.) Terhadap Beberapa Bakteri Patogen. Journal Of Tropical Pharmacy And Chemistry 3(2): 94–100.

Jumiarni, W.O. & Komalasari, O. (2017). Eksplorasi Jenis Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Suku Muna Di Permukiman Kota Wuna. Majalah Obat Tradisional 22(1): 45.

Latief, M., Tarigan, I.L., Susanto, N.C.A., Nugraha, A.P., Rarasati, N. (2022). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Upaya Swamedikasi Melalui Pembuatan Minuman Immunostimulan. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 7(2): 533–41. http://jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/jppm/.

Latief, M., Lizawati., Tarigan, I.L., Muhaimin., Sari, P.M. (2023). Screening of Antibiotic Candidates from Nine Medicinal Plants Jambi Province. In AIP Conference Proceedings,.

Latief, M., Fisesa, A.T., Sari, P.M., & Tarigan, I.L. (2021). Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Pada Mencit Terinduksi Karagenan. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis 7(2): 2579–4558.

Nurjannah, S., Arum, D., Tarigan, I.L., & Latief, M. (2023). Anti-Inflammatory Prediction of Peronemin Compounds From Sungkai (Peronema canescens Jack ) and Their Derivatives. Al Ulum: Jurnal Sains dan Teknologi 9(2): 59–66.

Sari, S.G., Rahmawati, R., Rusmiati., & Susi. (2023). Ethnomedicine of Sungkai Peronema Canescens by Banjar and Dayak Tribes at Central Kalimantan. EnviroScienteae 19(1): 1–23.

Sumani., Wuryantoro, A., & Kuswardani, Y. (2016). Penerapan CPOTB Dalam Pengolahan Tanaman Obat Keluarga Sebagai Ramuan Herbal. Unikama 1(1): 38–43.

Tarigan, I.L., Sutrisno., Rumaida., Aini, I.P.S., & Latief, M. (2022). Isolation of a Flavone Apigenin and a Steroids Squalene from Peronema Canescens Jack Leaves with Anti-Inflammatory Activities. Pharmacognosy Journal 14(6): 744–52.

Tarigan, I.L., Munawaroh, S., Sutrisno., Yusnaidar., & Latief, M. (2023). Liberica Coffee Enriched with Cinnamon (Cinnamomum Verum): Synergetic Study of Sensory, Antioxidant Activity, and Chemical Components. Coffee Science 18.

Tarigan, I.L., Susanto, N.C.A., Sutrisno., Triani, A.A., Aini, Q., & Latief, M. (2024). Preliminary Antioxidant and α-Glucosidase Activity of P. Canescens Jack Extract as Functional Food for Antidiabetic Candidate. AIP Publishing: 1–9.

Tarigan, I.L., Hariyadi, B., Pebridayanti, P., & Latief, M. (2022). Pemanfaatan Tanaman Putat Sebagai Teh Fungsional Dalam Mendukung Desa Ekowisata Danau Tangkas Desa Tanjung Lanjut. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 7(4): 842–50.

Indriani P, N.P.V., Ina, P.T & Wisaniyasa, N.W. (2021). Pengaruh Penambahan Bubuk Jahe Emprit (Zingiber officinale Var. Amarum) Terhadap Karakteristik Teh Herbal Celup Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (ITEPA) 10(2): 200.

Widiyana, I.G., Yusa, N.M., & Sugitha, I.M. (2021). Pengaruh Penambahan Bubuk Jahe Emprit (Zingiber officinale Var. Amarum) Terhadap Karakteristik Teh Celup Herbal Daun Ciplukan (Physalis angulata L.). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (ITEPA) 10(1): 44.

Published
2024-12-02
How to Cite
Natasya, D., Oktavioni, M., Warni, T., Bulan, C. P., Sinurat, J. A. N., Sari, T., Latief, M., & Tarigan, I. L. (2024). Pelatihan Masyarakat Desa Setiris, Kecamatan Muaro Sebo dalam Mengolah Tumbuhan Sungkai Menjadi Minuman Herbal Bermanfaat Teh Sungkai. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(4), 1077-1083. Retrieved from https://jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/jppm/article/view/862