Edukasi Penggunaan Obat Antidiabetes saat Berpuasa Ramadhan di Panti Asuhan Hasanudin Pandeglang
Education on The Use of Antidiabetic Drugs During Ramadhan Fasting at Hasanudin Pandeglang Orphanage
Abstract
Umat muslim diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan, temasuk penderita Diabetes Melitus sehingga terdapat perubahan waktu makan dan menyebabkan terjadinya perubahan pola waktu penggunaan obat yang tidak tepat pada saat berpuasa dan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan sehingga tidak tercapainya target terapi obat. Kesalahan penggunaan obat diabetes dapat dicegah dengan memberikan edukasi terkait penggunaan obat pada saat berpuasa. Oleh karena itu, pemberian edukasi pada pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan utama dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait penggunaan obat diabetes pada saat berpuasa sehingga dapat meningkatan ketepatan dalam mencapai target terapi. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah yang dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab. Tolak ukur keberhasilan edukasi ini adalah jawaban kuesioner sebelum dan sesudah pelaksanaan edukasi. Total peserta pada kegiatan ini sebanyak 50 orang dengan mayoritas laki-laki berusia 28-33 tahun. Hasil kegiatan ini menunjukan peningkatan pengetahuan penggunaan obat di bulan Ramadhan tanpa harus membatalkan puasa. Hal tersebut ditunjukkan pada peningkatan persentase peserta dengan kategori baik (10%) dan cukup (2%). Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara jawaban benar saat sebelum dan setelah edukas. Hal ini membuktikan bahwa pelaksanaan edukasi sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama terkait penggunaan obat di bulan Ramadhan.
Muslims are required to fast in the month of Ramadan, including people with Diabetes Mellitus so that there are changes in meal times and cause changes in the pattern of inappropriate drug use during fasting and can cause unwanted effects so as not to achieve the target of drug therapy. Errors in the use of diabetes drugs can be prevented by providing education related to the use of drugs during fasting. Therefore, providing education in this community service is one of the main series of activities with the aim of increasing public knowledge related to the use of diabetes drugs during fasting so as to increase accuracy in achieving therapeutic targets. This activity uses a lecture method followed by a question and answer discussion. The benchmark for the success of this education is the answer to the questionnaire before and after the implementation of education. The total number of participants in this activity was 50 people with the majority of men aged 28-33 years. The results of this activity showed an increase in knowledge of the use of drugs in the month of Ramadan without having to break the fast. This is shown in the increase in the percentage of participants in the good (10%) and fair (2%) categories. In addition, the statistical test results showed a significant difference between the correct answers before and after education. This proves that the implementation of education is very important to improve public knowledge, especially regarding the use of drugs in the month of Ramadan.
References
Abdelgadir, E. I. E., Hassanein, M. M., Bashier, A. M. K., Abdelaziz, S., Baki, S., Chadli, A., Alawadi, F. (2016). A prospective multi-country observational trial to compare the incidences of diabetic ketoacidosis in the month of Ramadan, the preceding month, and the following month (DKAR international). Journal of Diabetes and Metabolic Disorders, 15(1), 1–6. https://doi.org/10.1186/s40200-016-0272-4
Alabbood, M. H., Ho, K. W., & Simons, M. R. (2017). The effect of Ramadan fasting on glycaemic control in insulin dependent diabetic patients: A literature review. Diabetes and Metabolic Syndrome: Clinical Research and Reviews, 11(1), 83–87. https://doi.org/10.1016/j.dsx.2016.06.028
Alfin, R., Busjra, B., & Azzam, R. (2019). Pengaruh Puasa Ramadhan terhadap Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Journal of Telenursing (JOTING), 1(1), 191–204. https://doi.org/10.31539/joting.v1i1.499
Aravind, S. R., Tayeb, K. Al, Ismail, S. B., Shehadeh, N., Kaddaha, G., Liu, R., Radican, L. (2011). Hypoglycaemia in sulphonylurea-treated subjects with type 2 diabetes undergoing Ramadan fasting: A five-country observational study. Current Medical Research and Opinion, 27(6), 1237–1242. https://doi.org/10.1185/03007995.2011.578245
Arikunto. (2018). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Aritonang, J. (2018). Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Pentabio Lanjutan Setelah Pemberian Pendidikan Kesehatan Di Puskesmas Lampaseh Aceh. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 2(2), 173–179. https://doi.org/10.37294/jrkn.v2i2.125
Aritonang, J., Nugraeny, L., Sumiatik, & Siregar, R. N. (2020). Peningkatan Pemahaman Kesehatan pada Ibu hamil dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Upaya Pencegahan COVID-19. Jurnal SOLMA, 9(2), 261–269.
Babineaux, S. M., Toaima, D., Boye, K. S., Zagar, A., Tahbaz, A., Jabbar, A., & Hassanein, M. (2015). Multi-country retrospective observational study of the management and outcomes of patients with Type 2 diabetes during Ramadan in 2010 (CREED). Diabetic Medicine, 32(6), 819–828. https://doi.org/10.1111/dme.12685
Gayatri, G., Rusadi, U., Meiningsih, S., Mahmudah, D., Sari, D., & Nugroho, A. C. (2015). Perlindungan Pengguna Media Digital Di Kalangan Anak Dan Remaja Di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika, 6(1), 1–18.
Grindrod, K., & Alsabbagh, W. (2017). Managing medications during Ramadan fasting. Canadian Pharmacists Journal, 150(3), 146–149. https://doi.org/10.1177/1715163517700840
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2013. Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil Riskesdas
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. Retrieved January 3, 2024, from www.depkes.go.id
Maisaroh, L., & Rosdiana W. (2020). Puskesmas Pangarengan Kabupaten Sampang Madura. Jurnal Universitas Semarang, 1–8. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/publika/article/download/33202/29774
McEwen, L. N., Ibrahim, M., Ali, N. M., Assaad-Khalil, S. H., Tantawi, H. R., Nasr, G., … Herman, W. H. (2015). Impact of an individualized type 2 diabetes education program on clinical outcomes during Ramadan. BMJ Open Diabetes Research and Care, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.1136/bmjdrc-2015-000111
Natalia, A., & Sulistyaningsih, R. (2018). Review: Puasa Ramadhan dan Diabetes Melitus. Farmaka, 16(1), 331–336. Retrieved from http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/17498
Notoatmodjo, S. (2017). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Nugrahaeni, F., & Rachmawati, M. (2022). Pengetahuan, Persepsi dan Sikap Tentang Obat Pada Siswa SMK Muhammadiyah Susukan Kabupaten Semarang. Journal of Islamic Pharmacy, 6(2), 46–49. https://doi.org/10.18860/jip.v6i2.11053
Octavia, D. R. (2019). Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi yang Rasional di Lamongan. Jurnal Surya, 11(03), 1–8. https://doi.org/10.38040/js.v11i03.54
Octavia, D. R., Purwandini, S. N., Hilaria, M., & Pangestu, D. P. (2021). Medication Error at the Prescribing Phase. Jurnal Info Kesehatan, 19(1), 12–19. https://doi.org/10.31965/infokes.vol19.iss1.417
Pangestu, D. P., Azizah, S. N., Putri, M. Y., Aulia, H. R., Chasanah, U., Ristian Octavia, D., & Majid, A. (2023). Edukasi Penggunaan Obat Saat Puasa Sebagai Upaya Penggunaan Obat Yang Rasional Selama Bulan Ramadhan. Journal of Character Education Society), 6(3), 516–522. Retrieved from http://journal.ummat.ac.id/index.php/JCEShttps://doi.org/10.31764/jces.v6i3.15257https://doi.org/10.31764/jces.v3i1.XXX
Salti, I., Bénard, E., Detournay, B., Bianchi-Biscay, M., Le Brigand, C., Voinet, C., & Jabbar, A. (2004). A Population-Based Study of Diabetes and Its Characteristics During the Fasting Month of Ramadan in 13 Countries. Diabetes Care, 27(10), 2306–2311. https://doi.org/10.2337/diacare.27.10.2306
Stiani, S. N., Yusransyah, Y., Addini, S., Halimatusyadiah, L., Fathiyati, F., Rizqi, S. M., … Safitri, H. D. (2023). Edukasi Penggunaan Obat pada Bulan Ramadhan Ditinjau dari Segi Kesehatan dan Islam Di SMK Babunajah Pandeglang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(3), 775–783. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i3.486
Subrata, S. A., & Dewi, M. V. (2017). Puasa Ramadhan dalam Perspektif Kesehatan: Literatur Review. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 15(2), 241. https://doi.org/10.18592/khazanah.v15i2.1139
Sucipto, A. S., Desty, E. P., Cornelia D.Y Nekada, & Puspita, M. S. (2022). Pelatihan dan Pendampingan Kader tentang Self Monitoring of Blood Glucose (SMBG) dalam Upaya Deteksi Dini dan Menciptakan Warga Bebas DM. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(1), 148–156. https://doi.org/10.30653/002.202271.43
Syofyan, S., Ghiffari, H. D., & Zaini, E. (2017). Persepsi, Pengetahuan, dan Sikap tentang Obat pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 4(1), 83. https://doi.org/10.29208/jsfk.2017.4.1.202
Tourkmani, A. M., Azmi Hassali, M., Alharbi, T. J., Alkhashan, H. I., Alobikan, A. H., Bakhiet, A. H., Aljadhey, H. (2016). Impact of ramadan focused education program on hypoglycemic risk and metabolic control for patients with type 2 diabetes. Patient Preference and Adherence, 10, 1709–1717. https://doi.org/10.2147/PPA.S113324
World Health Organization. (2016). WHO library Cataloguing in publication data 2016. Retrieved January 3, 2024, from https://www.who.int/diabetes/global-report




